Sunset – Mi (Ending Theme Bokura Ga Ita)

Lagu ini memiliki lirik yang cukup melankolis.

Dan ketika mendengarkannya, pada saat yang bersamaan, aku ingin menangis juga tertawa. Tenang saja, aku tidak melakukannya, sungguh.

Hanya saja, terpikirkankah oleh kita bahwa apakah kita memiliki seseorang yang benar-benar tidak ingin kita lepaskan?

Bahwa hal tersebut bisa diumpamakan seperti berusaha menghentikan matahari terbenam. Bahwa pada suatu saat bisa saja orang tersebut menghilang dari hadapan kita tanpa sekalipun kita sanggup untuk menahannya?

Well, tentu saja ini tidak berkaitan dengan patah hati, putus cinta, bla-bla,bla, namun semua orang pun tahu bahwa kehilangan itu bisa terjadi dalam berbagai bidang dan tentang berbagai macam hal.

Yah, di sela-sela kesibukan saya yang ditemani lagu-lagu melankolis (entah mengapa, sungguh tidak bisa menemukan alasannya), saya pun terpesona terhadap lagu di atas sebagai salah satu dari sekian lagu favorit masa-masa non-lazy ini.

Still, have a nice week.

Happy Monday 🙂

Advertisements

Catatan SMA (long time ago, but now)

Jangan kaget dulu… Tulisan ini bukanlah kisah-kasih masa SMA, kalau anda menerkanya demikian. Catatan ini adalah catatan yang saya tuliskan kira-kira kelas XI SMA. So, ini sudah sekitar empat tahun lalu (merasa getting older, padahal memang iya, sih). Saya menemukannya kembali ketika saya pulang ke rumah saat liburan kuliah Juli lalu. Dalam selembar kertas usang yang bahkan sudah sobek bagian bawah kertasnya. Waktu itu saya sudah mulai mengenal blog, tetapi sebagai pengunjung yang mondar-mandir secara diam-diam dan belum berani membangun rumah sendiri. Tanpa ba-bi-bu lagi, sibuklah saya menyalin catatan tua ini ke MS Word. Alhasil, taraaaa… selamat membaca, saudara-saudari.

——

Jikalau ada orang yang mengatakan bahwa hidup adalah suatu kebahagiaan, aku setuju. Begitu pula jika ada yang mengatakan bahwa hidup berteman akrab dengan masalah, aku juga setuju. Akan tetapi, di atas itu semua, lihatlah KENYATAAN! Kita tidak akan bisa hidup dalam mimpi tanpa melakukan suatu hal yang berarti.

Perbuatan, itulah kata kuncinya. Meskipun persaingan di dunia makin ketat dan hebat, tetapi itu tidak menjadi hambatan bagi kita untuk turut serta dalam pertarungan tersebut. Tanpa berbuat something, kita tidak akan pernah menjadi someone. Dengan kemauan, selalu ada jalan. Dengan perbuatan, itu berarti kita telah melakukan. Apapun jalan yang kita tempuh dan apapun hasil yang kita raih, itulah kemampuan kita yang akan menjadi ciri khas kita.

Dalam kehidupan, ada manusia yang mudah untuk menjadi manusia baru dan ada pula yang sulit. Namun, yang menentukan adalah kita. Yang berbuat juga adalah kita. Yang ditakutkan adalah jika kita terus seperti ini, maka akan berakhir seperti ini juga. Tanpa pembaharuan sama sekali!

Napoleon Bonaparte pernah berkata, “Kata tidak mungkin hanya ada dalam kamus orang bodoh.” (Impossible is a word to be found only in the dictionary of fools.) Namun, kebenarannya adalah siapa yang tidak pernah merasakan kemustahilan? Dan tahukah kita, bahwa untuk sesuatu yang tidak mungkin itulah, semua orang berusaha keras untuk mewujudkannya.